Jurusan Kuliah di China yang Populer dan Cara Memilihnya
Jurusan kuliah di China yang banyak diambil mahasiswa internasional, beda program Mandarin dan Inggris, cara memilih, serta kaitannya dengan beasiswa.
Diperbarui 4 November 2026 · 7 menit baca
Memilih jurusan kuliah di China sebaiknya dimulai dari dua pertanyaan: bidang apa yang ingin kamu tekuni, dan kamu siap belajar dalam bahasa Mandarin atau hanya bahasa Inggris. Jawaban kedua sering lebih menentukan, karena pilihan jurusan untuk program berbahasa Inggris jauh lebih sempit. Tulisan ini membahas kelompok jurusan yang banyak diambil mahasiswa internasional, perbedaan dua jenis program, cara menimbang pilihan, dan hubungannya dengan peluang beasiswa.
Kami tidak membuat peringkat jurusan atau kampus di sini. Daftar program berubah tiap tahun, jadi pakai tulisan ini sebagai bahan berpikir, lalu cek daftar program terbaru di situs resmi kampus.
Program berbahasa Mandarin vs berbahasa Inggris
Sebelum masuk ke daftar jurusan, pahami dulu perbedaan dua jalur ini.
| Aspek | Program Mandarin | Program Inggris |
|---|---|---|
| Pilihan jurusan | Hampir semua jurusan yang dibuka kampus | Terbatas, biasanya bisnis, teknik, IT, dan kedokteran |
| Syarat bahasa | Sertifikat HSK; HSK 4 sering dipakai untuk S1 | IELTS atau TOEFL sesuai syarat program |
| Kelas persiapan | Banyak kampus menyediakan kelas bahasa 1 tahun | Umumnya langsung masuk program |
| Teman sekelas | Banyak mahasiswa lokal | Lebih banyak mahasiswa internasional |
| Biaya mandiri | Umumnya lebih murah | Sering lebih mahal, terutama kedokteran |
Program Mandarin memberi pilihan lebih luas dan membuatmu lebih cepat lancar berbahasa. Konsekuensinya, kamu mungkin perlu tambahan 1 tahun kelas bahasa kalau berangkat dari nol. Program Inggris lebih cepat dimulai, tetapi pilihannya sedikit dan kamu tetap harus belajar Mandarin untuk keperluan sehari-hari.
Jurusan kuliah di China yang banyak dipilih mahasiswa internasional
Berikut kelompok bidang yang paling sering muncul di daftar program untuk mahasiswa asing. Urutannya tidak menunjukkan peringkat.
Teknik
Teknik sipil, teknik mesin, teknik elektro, teknik kimia, dan bidang terkait tersedia luas, terutama di kampus yang dikenal kuat di sains terapan. Beberapa kampus membuka program teknik berbahasa Inggris, tetapi pilihan terbanyak tetap di program Mandarin.
Bidang ini cocok untuk kamu yang suka matematika dan fisika. Laboratorium dan fasilitas praktik di kampus-kampus besar umumnya memadai. Contoh kampus yang punya fokus teknik adalah Hefei University of Technology.
Bisnis dan perdagangan internasional
Manajemen, ekonomi, akuntansi, dan perdagangan internasional banyak diminati karena hubungan dagang Indonesia dengan China cukup erat. Lulusan yang paham bisnis sekaligus bisa berbahasa Mandarin punya nilai tambah di perusahaan ekspor-impor atau perusahaan China yang beroperasi di Indonesia.
Program bisnis berbahasa Inggris relatif mudah ditemukan. Perhatikan biayanya kalau kamu berangkat tanpa beasiswa. Sebagai gambaran, program ekonomi di Fudan untuk mahasiswa internasional disebut mencapai CNY 80.000 per tahun, jauh di atas kisaran S1 non-kedokteran di kampus top yang sekitar CNY 20.000 sampai 30.000.
Teknologi informasi dan ilmu komputer
Ilmu komputer, rekayasa perangkat lunak, dan bidang data cukup sering dibuka untuk mahasiswa asing, sebagian dalam bahasa Inggris. Ekosistem teknologi di kota-kota besar China membuat bidang ini menarik untuk magang, dengan catatan magang tetap butuh izin dari kampus.
Kedokteran berbahasa Inggris (MBBS)
Program MBBS berbahasa Inggris termasuk yang paling dikenal di kalangan mahasiswa internasional. Durasinya lebih panjang dari jurusan lain dan biayanya paling tinggi. Untuk kampus top, kisaran biaya kuliahnya sekitar CNY 43.000 sampai 70.000 per tahun.
Kalau kamu berencana praktik sebagai dokter di Indonesia setelah lulus, pelajari dulu proses penyetaraan ijazah dan uji kompetensi untuk lulusan luar negeri di lembaga resmi Indonesia. Ini sering dilupakan dan bisa memakan waktu tambahan setelah lulus.
Bahasa dan sastra Mandarin
Bahasa Mandarin bisa diambil sebagai program non-gelar (kursus bahasa 1 semester atau 1 tahun) maupun sebagai jurusan S1. Program non-gelar cocok untuk kamu yang ingin memperkuat bahasa dulu sebelum mendaftar program gelar. Jurusan S1-nya cocok kalau kamu ingin jadi penerjemah, guru Mandarin, atau bekerja di bidang yang butuh Mandarin tingkat lanjut.
Pendidikan
Jurusan pendidikan, termasuk pendidikan bahasa Mandarin untuk penutur asing dan pendidikan anak usia dini, juga tersedia di sejumlah kampus. Salah satu contohnya adalah Hefei Preschool Education College. Bidang ini menarik kalau kamu berencana mengajar sepulangnya ke Indonesia.
Bidang lain
Di luar kelompok di atas, kampus di China juga membuka pertanian, kimia, biologi, hukum, hubungan internasional, seni, dan banyak lagi. Anhui Agricultural University, misalnya, menawarkan bidang pertanian dengan syarat bahasa Mandarin. Kalau minatmu spesifik, cari langsung di katalog program kampus.
Cara memilih jurusan kuliah di China
Daftar jurusan yang panjang bisa membuat bingung. Pertanyaan-pertanyaan ini membantu menyaringnya.
1. Apa rencanamu setelah lulus? Mulai dari tujuan akhir. Ingin bekerja di perusahaan China, lanjut S2, kembali mengajar, atau praktik profesi? Jurusan yang sama bisa punya nilai berbeda tergantung jalur karier yang kamu incar.
2. Seberapa siap kamu belajar dalam Mandarin? Kalau kamu belum bisa Mandarin dan tidak mau menambah 1 tahun studi, fokuslah pada program berbahasa Inggris. Kalau kamu siap, pilihan jurusan terbuka jauh lebih lebar.
3. Apakah ijazahnya berguna di Indonesia? Untuk profesi yang diatur ketat seperti kedokteran, cek aturan penyetaraan dan izin praktik sebelum mendaftar. Untuk bidang lain, cari tahu apakah perusahaan atau instansi incaranmu mengenal kampus tersebut.
4. Bagaimana kemampuan akademikmu di mata pelajaran dasar? Teknik dan IT butuh fondasi matematika yang kuat. Bisnis butuh kemampuan analisis dan komunikasi. Jujurlah pada diri sendiri soal ini.
5. Di kota mana kampusnya? Biaya hidup, iklim, dan suasana kota memengaruhi kenyamananmu selama 4 tahun atau lebih. Kampus di daerah umumnya lebih murah daripada kampus top di Beijing atau Shanghai.
6. Berapa anggaranmu tanpa beasiswa? Selalu siapkan skenario cadangan. Hitung biaya kuliah, asrama, asuransi wajib CNY 800 per tahun, dan biaya hidup, lalu kalikan dengan kurs yuan hari itu.
Kaitan jurusan dengan beasiswa
Pilihan jurusan ikut menentukan beasiswa apa yang bisa kamu lamar dan seberapa besar peluangmu.
Jurusan harus tersedia di kampus berkuota
Beasiswa CSC jalur Type B (Chinese University Program) diajukan langsung ke kampus yang punya kuota. Artinya, jurusan yang kamu incar harus dibuka untuk penerima beasiswa di kampus tersebut. Tidak semua program masuk daftar, jadi cek katalog program beasiswa kampus, bukan hanya katalog umum.
Pelamar S2 dan S3 butuh calon pembimbing
Untuk jenjang pascasarjana, pelamar beasiswa umumnya diminta melampirkan pre-acceptance letter dari calon pembimbing. Maka pilihan jurusan di S2 dan S3 sebenarnya juga pilihan topik riset dan pembimbing. Cari dosen yang risetnya sesuai minatmu, lalu hubungi mereka dengan proposal singkat. Penjelasan lengkap ada di halaman beasiswa S2 China.
Bahasa program memengaruhi syarat
Program Mandarin biasanya meminta HSK, sementara program Inggris meminta IELTS atau TOEFL sesuai syarat program. Kalau kamu belum punya keduanya, siapkan tes bahasa jauh sebelum pendaftaran yang umumnya dibuka Desember sampai April.
Tidak ada jaminan
Jurusan yang "mudah" tidak menjamin beasiswa, dan jurusan yang ramai peminat tidak berarti tertutup. Penilaian biasanya melihat nilai akademik, kecocokan rencana studi dengan program, dan kelengkapan dokumen. Pilih jurusan yang benar-benar sesuai minat dan rencanamu, karena itu tercermin di rencana studi yang kamu tulis.
Langkah setelah menentukan jurusan
Setelah punya dua atau tiga kandidat jurusan, cocokkan dengan kampus yang membukanya, lalu periksa dokumen yang diminta di halaman syarat kuliah di China. Alur pendaftarannya dari awal sampai visa kami jelaskan di panduan cara daftar kuliah di China.
FAQ
Jurusan kuliah di China apa saja yang tersedia dalam bahasa Inggris?
Yang paling sering dibuka dalam bahasa Inggris adalah bisnis, teknik, IT, dan kedokteran (MBBS). Daftarnya berbeda tiap kampus dan tiap tahun, jadi cek katalog program berbahasa Inggris di situs resmi kampus tujuan.
Apakah jurusan kedokteran di China bisa langsung dipakai praktik di Indonesia?
Tidak langsung. Lulusan kedokteran luar negeri biasanya harus melalui proses penyetaraan ijazah dan uji kompetensi sesuai aturan di Indonesia. Pelajari ketentuannya di lembaga resmi sebelum mendaftar MBBS.
Saya belum bisa Mandarin, apakah bisa ambil program berbahasa Mandarin?
Bisa, dengan mengikuti kelas persiapan bahasa yang disediakan banyak kampus, umumnya selama 1 tahun. Setelah itu kamu perlu memenuhi syarat HSK program, yang untuk S1 sering di level HSK 4. Konsekuensinya, total masa studi bertambah.
Apakah pilihan jurusan memengaruhi peluang beasiswa CSC?
Ya. Untuk jalur Type B, jurusan harus termasuk program yang menerima penerima beasiswa di kampus berkuota. Untuk S2 dan S3, kamu juga perlu calon pembimbing yang bersedia memberi pre-acceptance letter. Kecocokan jurusan dengan rencana studimu ikut dinilai.
Lebih baik pilih jurusan atau kampus dulu?
Umumnya jurusan dulu, karena itu yang menentukan kariermu. Setelah itu baru cari kampus yang membuka jurusan tersebut dengan bahasa dan biaya yang sesuai. Daftar kampus yang menawarkan beasiswa penuh bisa kamu lihat di halaman universitas China dengan beasiswa full.